Minggu, 09 Desember 2012

Diduga Berhalusinasi, Ibu ini memakan Anaknya Sendiri



Pergumulan dan masalah hidup kerapkali membuat jiwa seseorang terguncang dan melakukan hal yang diluar dari akal sehat. Seperti yang terjadi di Thailand, seorang ibu yang diduga mengalami gangguan jiwa, membunuh kedua anaknya, kemudian memasak serta memakannya. Kepolisian setempat hingga kini masih menyelidikinya.

Dirilis harian Bangkok Post,

pekan lalu kepolisian setempat mendapat sebuah laopran bahwa telah terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh seorang perempuan di distrik Mae Ai, Provinsi Chiang Mai, terhadap dua anaknya yang masing-masing berusia 1 dan 5 tahun. Polisi pun segera bergerak menuju lokasi rumah dari perempuan tersebut.

Dari laporan awal, kepolisian menceritakan bahwa saat mereka melakukan penggerebegan, perempuan tersebut sedang tertidur dengan beberapa bagian tubuh manusia, yang kemungkinan milik korban disebelahnya. Mereka pun segera membawa ke markas untuk melakukan interogasi. Namun setiap pertanyaan dari kepolisian tidak pernah dijawab satupun. Kabar pun segera merebak dan beredar luas di media sosial bahwa perempuan tersebut tidak saja membunuh kedua anaknya. Dirinya disebutkan telah memasak dan memakan sendiri buah hatinya itu. Setelah ditelusuri jejak medisnya, ternyata perempuan tersebut pernah mengalami perawatan gangguan jiwa pada tahun 2007. Hal inilah yang menyebabkan dugaan awal bahwa dirinya mengalami gangguan mental.

Sementara itu pemeriksaan dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa perempuan itu menderita halusinasi. Disebutkan bahwa perempuan itu merasa didatangi seseorang yang ingin menyakitinya. Sang suami pun yang bekerja diluar kota begitu kaget atas hal ini. Dirinya mengatakan bahwa istrinya itu sekitar satu atau dua bulan terakhir telah berhenti jalani pengobatan dan terlihat baik-baik saja.

Hingga kini kepolisian terus menyelidiki kasus ini juga meminta agar masyarakat luas tidak berasumsi langsung bahwa perempuan itu turut memasak dan memakan anaknya sendiri, karena penyelidikan masih berjalan dan belum ada hasil apapun. Kepolisian juga meminta agar masyarakat bersimpati kepada perempuan tersebut.

Peristiwa yang diluar nalar apapun dapat terjadi tanpa kita sadari dan mengerti. Namun jika kita hidup berdasarkan Firman Tuhan dan selalu dekat denganNya, setiap masalah dan pergumulan yang datang akan kita jalani dan lewati secara solutif dan mempunyai arti yang besar bagi perubahan hidup kita menjadi dewasa dan bijaksana.

Firman-Mu P'lita Bagi Kakiku
Terang Bagi Jalanku
Firman-Mu P'lita Bagi Kakiku
Terang Bagi Jalanku

Waktu Kubimbang Dan Hilang Jalanku
Tetaplah Kau Di Sisi Ku
Dan Tak 'Kan Kutakut Asal Kau Di Dekat Ku
Beserta Kuselamanya . . .

Firman-Mu P'lita Bagi Kakiku
Terang Bagi Jalanku

*Mazmur 119:105,
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Blessing,
~HSH~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar